Buleleng (Atnews) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih bagi pelajar di SMK Negeri 3 Singaraja pada Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terkait pentingnya partisipasi dalam pemilu serta membentuk pemilih yang cerdas dan kritis.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMK Negeri 3 Singaraja, Ida Bagus Alit Sugiharta yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia mempersilakan narasumber untuk menyampaikan materi serta berharap agar ilmu yang diberikan dapat bermanfaat bagi para siswa, khususnya dalam menghadapi pemilu mendatang agar menjadi pemilih yang cerdas dan kritis.
Selanjutnya, materi disampaikan oleh Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Buleleng, Putu Arya Suarnata. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa pendidikan demokrasi penting dilakukan, terutama bagi generasi muda yang saat ini cenderung bersikap apatis terhadap politik.
Menurutnya, sikap tersebut sering muncul karena adanya rasa takut atau keengganan untuk berurusan dengan politik, padahal kehidupan sehari-hari tidak dapat dilepaskan dari aspek politik.
Ia juga menekankan bahwa pemilih yang cerdas adalah pemilih yang aktif mencari rekam jejak calon pemimpin, serta tidak memilih berdasarkan hal-hal yang tidak relevan seperti penampilan semata ataupun iming-iming materi.
Dalam lanjutan materinya, Putu Arya Suarnata juga mengajak beberapa siswa untuk melakukan refleksi guna mengukur pemahaman sekaligus mendorong partisipasi aktif.
Ia kemudian menjelaskan terkait syarat menjadi pemilih dalam pemilu, tugas dan peran KPU setelah pelaksanaan pemilu, serta mengenalkan lembaga-lembaga penyelenggara pemilu di Indonesia.
Ia turut mengajak para siswa untuk berani menolak segala bentuk praktik kecurangan dalam pemilu, serta menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya dengan mengedukasi teman sebaya dan keluarga mengenai pentingnya menjaga kualitas demokrasi.
Dengan demikian, diharapkan generasi muda tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa sebagai pemilih pemula dapat memahami pentingnya peran mereka dalam demokrasi serta mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya pada pemilu mendatang. (WAN/002)