Banner Bawah

LKPJ Bupati Buleleng 2025 : Capaian Indikator Kinerja Daerah Bidang Keuangan Belum Optimal

Admin 2 - atnews

2026-04-21
Bagikan :
Dokumentasi dari - LKPJ Bupati Buleleng 2025 : Capaian Indikator Kinerja Daerah Bidang Keuangan Belum Optimal
Ketua Komisi III DPRD Buleleng Ketut Susila Umbara (ist/atnews)

Buleleng (Atnews) - Sejumlah capaian indikator kinerja daerah pada bidang keuangan tahun 2025 dinilai masih belum optimal pada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Buleleng Tahun 2025. Hal itu terungkap dalam rapat kerja Komisi III DPRD Buleleng bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Direksi Perumda Swatantra, di ruang Gabungan Komisi DPRD Buleleng, Senen(20/4/2026).

Ketua Komisi III DPRD Buleleng, Ketut Susila Umbara menyampaikan bahwa LKPJ Bupati Buleleng Tahun 2025 telah disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD tanggal 25 Maret 2026 sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah atas pelaksanaan program pembangunan selama satu tahun anggaran.

Menurut Susila Umbara, capaian indikator kinerja daerah pada bidang keuangan tahun 2025 masih belum optimal. Di antaranya rasio pajak daerah terhadap PDRB, indeks pengelolaan keuangan daerah serta tingkat kemandirian keuangan daerah yang realisasinya masih berada di bawah target.

Meski demikian, capaian pelaksanaan program pada unsur keuangan secara umum menunjukkan hasil yang cukup baik, dengan rata-rata realisasi program utama di atas 90 persen dan capaian output mencapai 100 persen.

Dalam rapat tersebut, Bapenda Kabupaten Buleleng dan Perumda Swatantra turut memaparkan berbagai program strategis yang telah dilaksanakan dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bapenda menitikberatkan pada optimalisasi pemungutan pajak dan retribusi daerah melalui peningkatan efektivitas sistem serta kualitas pelayanan kepada wajib pajak. Sementara itu, Perumda Swatantra fokus pada penguatan kinerja usaha melalui pengelolaan aset secara lebih optimal serta pengembangan unit-unit bisnis yang dimiliki, guna mendorong kontribusi yang lebih signifikan terhadap PAD.

Namun demikian, kedua mitra kerja DPRD tersebut juga menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan. Beberapa di antaranya terkait dengan tingkat kepatuhan wajib pajak yang masih perlu ditingkatkan, keterbatasan data dan sistem pendukung serta tantangan dalam pengembangan usaha daerah yang berdampak pada kontribusi terhadap PAD.

Sementara itu, dari sisi pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan melalui BUMD, capaian kinerja secara keseluruhan tergolong optimal. Namun, secara khusus data capaian Perumda Swatantra belum ditampilkan secara rinci dalam LKPJ, sehingga menjadi salah satu fokus pembahasan dalam rapat kerja ini.

Komisi III DPRD Buleleng menekankan pentingnya penjelasan yang komprehensif dari Bapenda dan Perumda Swatantra guna memperoleh gambaran yang utuh terkait capaian kinerja serta permasalahan yang dihadapi. Hal ini diperlukan sebagai dasar dalam merumuskan rekomendasi DPRD untuk perbaikan kinerja pada tahun anggaran berikutnya.

Komisi III DPRD Kabupaten Buleleng juga menyampaikan harapan kepada Bapenda agar terus mengoptimalkan penggalian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya tersebut diharapkan dilakukan melalui inovasi kebijakan, peningkatan sistem pelayanan serta pengawasan yang lebih maksimal terhadap sumber-sumber pendapatan yang ada. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Ny. Putri Koster Gerakkan HATINYA PKK di Desa Pengejaran Kintamani Bangli

Terpopuler

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia

Pasca Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti Asuhan Ganesha Sevanam, Pemkab Buleleng Akan Merelokasi Anak Panti

Pasca Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti Asuhan Ganesha Sevanam, Pemkab Buleleng Akan Merelokasi Anak Panti