Kecuali Klungkung, DHC Angkatan 45 Se-Bali Dilantik di Markas LVRI (Ketua DHD Bali Bagus Ngurah Rai Kukuhkan Pengurus, IGB Saputra 96 Tahun Serahkan Penghargaan JSN'45)
Admin 2 - atnews
2026-04-22
Bagikan :
Pelantikan DHC Angkatan 45 se Bali (ist/atnews)
Denpasar (Atnews) - Estafet kejuangan ’45 di Bali resmi diperkuat. Ketua Dewan Harian Daerah (DHD) Angkatan 45 Provinsi Bali, Bagus Ngurah Rai, B.A., S.H., M.B.A., M.M., melantik Pengurus Dewan Harian Cabang (DHC) Angkatan 45 Kabupaten/Kota se-Bali periode 2025-2030, Rabu, 22 April 2026.
Pelantikan berlangsung khidmat di Markas Daerah Legiun Veteran Republik Indonesia (Mada LVRI) Bali. Dari sembilan kabupaten/kota di Bali, delapan DHC dikukuhkan. Kabupaten Klungkung belum termasuk dalam pelantikan kali ini.
Ketua DHD Angkatan 45 Bali, Bagus Ngurah Rai, menegaskan pelantikan ini bukan seremoni. “Ini momentum konsolidasi. Kita pastikan JSN ’45—Jiwa, Semangat, dan Nilai-nilai Kejuangan 1945—hidup sampai tingkat kecamatan,” ujarnya. Dirangkai Rakerda & HUT ke-66 BPK 45 Pelantikan DHC dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah dan peringatan HUT ke-66 Badan Pembudayaan Kejuangan (BPK) 45 Provinsi Bali. Tiga agenda dalam satu tarikan napas: organisasi, program, dan refleksi sejarah.
Puncak acara, Ketua Mada LVRI Bali I Gusti Bagus Saputra, S.H., yang telah berusia 96 tahun, naik ke podium. Di hadapan pengurus baru, ia menganugerahkan Tanda Penghargaan kepada 10 tokoh penggerak JSN ’45. Mereka dinilai konsisten mensosialisasikan nilai kejuangan dan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN).
“Jangan berhenti di sini. Pastikan anak-cucu paham, kemerdekaan ini dibayar dengan darah dan air mata. Tanamkan rela berkorban, pantang menyerah, cinta tanah air,” pesan IGB Saputra dengan suara bergetar namun tegas.
Amanat dari Pusat Sambutan Ketua Umum Dewan Harian Nasional (DHN) Angkatan 45 dibacakan oleh Wakil Ketua DHD Angkatan 45 Bali, Nengah Sukarta. Inti amanat: Angkatan 45 harus jadi garda terdepan penguatan karakter kebangsaan di tengah gempuran zaman.
Wakil Ketua DHD Angkatan 45 Bali, Putra Wijaya, menambahkan, kehadiran IGB Saputra jadi cambuk. “Di usia 96 tahun beliau masih berdiri tegak mengawal JSN ’45. Kami yang muda malu kalau kendor,” ujarnya.
Hadir Para Sesepuh Acara dihadiri sesepuh pejuang, Dewan Paripurna dan pengurus DHD Angkatan 45 Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali, serta Pengurus Korps Menwa Indonesia Provinsi Bali. Markas LVRI yang biasanya hening, siang itu penuh jabat tangan lintas generasi.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik. JSN ’45 tidak boleh jadi jargon museum. Ia harus hidup di sekolah, di banjar, di ruang digital—tempat generasi hari ini bertarung. (KRS/002)