Pada 25 April 2026, di foto ini saya (yang berusia 70 tahun) sebagai Direktur Pascasarjana menyerahkan ijasah Magister Biomedik ke Bapak Djonady Sugiaman M.Biomed, yang juga berusia 70 tahun dan diwisuda sebagai satu-satunya lulusan Universitas YARSI yang sudah berusia 70 tahun.
Tiga hal yang menarik tentang Pak Djonady ini. Pertama, rupanya di tahun 1990 sudah mendapat Master of Science dari Stockholm University. Jadi, di usia 36 tahun sudah dapat Master dari Swedia, lalu malang melintang di berbagai bidang kegiatan dan pengabdian, dan di usia 70 tahun meraih Magister lagi dan kini dari Universitas YARSI.
Ke dua, Pak Djonady punya dua anak. Yang pertama lulusan PhD dari Karolinska Institute dan yang ke dua adalah Master dari Harvard University. Jadi jejak akademik jelas menurun pada ke dua anak beliau.
Ke tiga, waktu saya tanya apa motivasi masih mau sekolah Master di usia 68 tahun dan lulus di usia 70 tahun ini, maka ada dua jawabannya. Ke satu, agar mengikuti perkembangan ilmu mutakhir dan ke dua untuk dapat menerapkan perkembangan ilmu dalam kehidupan dan kegiatan di lapangan.
Untuk Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI maka tentu kami berbesar hati dapat menjadi tempat menuntut ilmu dari berbagai kalangan, dari yang "masih muda" sampai yang sudah 70 tahun.
Bagi generasi muda dan mahasiswa pada umumnya maka semangat tinggi dan lulusnya Pak Djonady di usia 70 tahun menunjukkan bahwa kita memang perlu terus belajar, tidak ada kata terlambat untuk menuntut ilmu dan memang perkembangan ilmu pengetahuan amat pesat dan perlu kita kuasai dengan baik.
Selamat Pak Djonady MSc MBiomed, selamat sudah menorehkan prestasi dan memberi teladan bagi pendidikan anak bangsa
*) Prof Tjandra Yoga Aditama Direktur Pascasarjana Universitas YARSI