Banner Bawah

Pendidikan Bermutu Dimulai dari Meja Makan: Partisipasi Semesta Kunci Sukses MBG dan Karakter Bangsa

Admin 2 - atnews

2026-05-01
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pendidikan Bermutu Dimulai dari Meja Makan: Partisipasi Semesta Kunci Sukses MBG dan Karakter Bangsa
Drs. Nengah Sukarta Dr. didampingi Drs. Putra Wijaya, SH, M.Si (ist/atnews)

Denpasar (Atnews) - Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 pada Jumat, 2 Mei 2026 mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Tema ini dianggap krusial di tengah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan upaya mengatasi krisis mutu pendidikan nasional.

Drs. Nengah Sukarta, Wakil Dewan Harian Daerah (DHD) Angkatan 45 Provinsi Bali, dan Dr. Drs. Putra Wijaya, SH, M.Si, Sekretaris Gugus Kebangsaan Provinsi Bali, menegaskan: pendidikan bermutu tidak lahir dari ruang kelas saja, melainkan dari gotong royong seluruh elemen bangsa — dari dapur hingga banjar.

Kembali ke Akar Ki Hajar: Pendidikan Butuh Gotong Royong

Drs. Nengah Sukarta menilai tema Hardiknas tahun ini menghidupkan kembali ruh pemikiran Ki Hajar Dewantara. “Pendidikan itu memerdekakan. Tapi memerdekakan tidak bisa kerja sendiri. Dulu zaman perang, rakyat buka rumah jadi sekolah darurat. Sekarang, partisipasi semesta artinya rumah, desa adat, pemerintah, swasta, semua harus turun tangan,” kata veteran pejuang 1945 itu, Senin 28 April.

Ia menyebut tiga tantangan pendidikan saat ini: kesenjangan mutu antar daerah, krisis karakter akibat disrupsi digital, dan stunting yang menggerogoti kemampuan belajar anak. “Anak lapar, otak tidak bisa mikir. Anak kenyang tapi tanpa teladan, karakternya kosong. Ini yang harus dijawab bersama,” ujarnya.

MBG: Prasyarat Mutu, Bukan Sekadar Proyek

Dr. Drs. Putra Wijaya, SH, M.Si menjelaskan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah wujud konkret partisipasi semesta. “MBG itu intervensi negara agar anak Indonesia siap belajar. Ini bukan bagi-bagi makanan. Ini strategi membangun SDM unggul 2045,” tegasnya.

Merujuk data Kemendikbudristek 2025, 1 dari 4 anak SD masih anemia dan 21,6% balita mengalami stunting. “Bagaimana bicara Merdeka Belajar kalau anak masuk kelas dengan perut kosong? MBG adalah prasyarat. Setelah gizi terpenuhi, baru bicara kualitas guru dan kurikulum,” kata Putra Wijaya.

Ia mengingatkan, sukses MBG butuh gotong royong: “Petani siapkan pangan lokal, PKK masak bergizi, guru awasi, orang tua dampingi, dunia usaha salurkan CSR. Jika dibebankan ke sekolah saja, MBG bisa jadi beban baru.”

Mutu Pendidikan: Otak Kenyang, Hati Berkarakter

Kedua narasumber sepakat, pendidikan bermutu tidak cukup diukur nilai rapor. Drs. Nengah Sukarta mencontohkan 1945: “Rumah Bagus Made Wena di Bangsal jadi sekolah perjuangan. Tanpa papan tulis, tapi lahir pemuda berani mati untuk merdeka. Itu pendidikan karakter sejati.”

Dr. Drs. Putra Wijaya menambahkan, tantangan 2026 berbeda. “Musuh kita hari ini hoaks, judi online, apatisme, dan budaya instan. MBG mengisi perut. Tapi siapa mengisi hati dan pikiran anak? Di sinilah peran tripusat pendidikan Ki Hajar: keluarga, sekolah, masyarakat,” ujarnya.

Seruan Hardiknas: Dari Seremoni ke Aksi

Drs. Nengah Sukarta berpesan kepada generasi muda: “Kemerdekaan direbut dengan darah. Mempertahankan lewat pendidikan. Jangan sia-siakan MBG. Jadikan energi untuk belajar, untuk jaga NKRI.”

Sementara Dr. Drs. Putra Wijaya menegaskan Hardiknas 2026 harus jadi momentum evaluasi. “Partisipasi semesta jangan berhenti di upacara 2 Mei. Ukurannya: stunting turun, literasi-numerasi naik, anak-anak jujur dan cinta tanah air. Jika itu tercapai, berarti pendidikan kita bermutu,” katanya (KRS/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Otomatis Jadi Komandan Satgas Darurat Bencana

Terpopuler

Wabup Buleleng Gede Supriatna Dorong Digitalisasi Bansos Tepat Sasaran dan Transparan

Wabup Buleleng Gede Supriatna Dorong Digitalisasi Bansos Tepat Sasaran dan Transparan

Pendidikan Bermutu Dimulai dari Meja Makan: Partisipasi Semesta Kunci Sukses MBG dan Karakter Bangsa

Pendidikan Bermutu Dimulai dari Meja Makan: Partisipasi Semesta Kunci Sukses MBG dan Karakter Bangsa

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Wamenpar Soroti Kekuatan Digital Gen Z Jadi Motor Pariwisata Berkelanjutan, Bukan Sekadar Penonton

Wamenpar Soroti Kekuatan Digital Gen Z Jadi Motor Pariwisata Berkelanjutan, Bukan Sekadar Penonton