DPRD Puji Bali Raih Penghargaan Penanggulangan Kemiskinan dan Pengendalian Inflasi, Disel Minta Benahi Pelayanan Rumah Sakit
Banner Bawah

DPRD Puji Bali Raih Penghargaan Penanggulangan Kemiskinan dan Pengendalian Inflasi, Disel Minta Benahi Pelayanan Rumah Sakit

Admin - atnews

2026-06-06
Bagikan :
Dokumentasi dari - DPRD Puji Bali Raih Penghargaan Penanggulangan Kemiskinan dan Pengendalian Inflasi, Disel Minta Benahi Pelayanan Rumah Sakit
Wakil Ketua I DPRD Bali I Wayan Disel (ist/Atnews)
Yogyakarta (Atnews) - Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali I Wayan Disel memuji Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang meraih penghargaan pada malam Apresiasi Pemerintah Daerah Terbaik 2026 Regional Jawa-Bali yang digelar Kementerian Dalam Negeri RI di Marriott Hotel Yogyakarta pada Kamis (4/6).

Pemerintah Provinsi Bali berhasil memboyong peringkat 1 dalam dua kategori sekaligus yaitu peringkat 1 dalam kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting Tingkat Provinsi, dan Peringkat 1 dalam Kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Provinsi.

Selain menerima trofi penghargaan, Provinsi Bali juga memperoleh insentif  apresiasi dengan total Rp 6 Miliar untuk dua capaian peringkat 1 yang diperoleh. Dimana untuk tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota diberikan penghargaan masing-masing sebesar 1 Miliar untuk Peringkat 3, 2 Miliar untuk peringkat 2 dan 3 Milyar untuk Peringkat 1.

Pada Malam Apresiasi Pemerintah Daerah 2026 Regional Jawa-Bali. Acara itu sebagai momen apresiasi bagi Pemerintah Daerah Regional Jawa Bali yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam pembangunan daerah. 

Disel Astawa mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster dan kinerjanya. Hal itu merupakan pengakuan pemerintah pusat atas capaian tata kelolapemerintahan yang dijalankan dengan regulasi yangtepat dan kepekaan kepemimpinan.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari harmonisasi hubungan antar kabupaten/kota dan sinergi antar-lembaga pemerintahan yang selama ini terbangun dengan baik di Bali.

Dengan menjaga stabilitas Bali memberi ruang bagi pergerakan ekonomi yang sehat. 

Apalagi pariwisata tetap tumbuh, sektor pendukung bergerak. Hal itu berdampak pada terciptanya peluang kerja serta terkendalinya inflasi.  

Selain itu, stabilitas yang baik dapat mendukung program strategis penanggulangan kemiskinan, pengendalianinflasi hingga percepatan penurunan stunting.

"Penghargaan yang diraih Bali di tingkat nasional juga menjadi inspirasi untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data sehingga setiap kebijakan yang diambil semakinefektif dan tepat sasaran," harapnya.

Sebagaimana Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tata kelola pemerintahan di Bali telah memprioritaskan aspek-aspek mendasar dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Dibalik keberhasilan tersebut, Disel Astawa juga meminta Pemprov. Bali, tidak merasa puas. Namun perlu di tingkatkan agar Bali ke depan lebih baik.

Ia mengajak Pemprov. Bali meningkatkan kembali pelayanan, bekerja berusaha memberikan program terbaik buat masyatakat dan menjaga stabilitas keamanan, sosial ekonomi dan budaya Bali. Ia meminta pelayanan rumah sakitnya.

"Agar rujukan-rujukan pasien di masing-masing rumah sakit perlu kerjasama yang baik dengan pemerintah," harap Disel yang juga Ketua Gerindra Badung.

Oleh karena itu juga bagian dari penanganan stunting. Disayangkan juga terkadang keburu meninggal.

Orang baru dapat rujukan biasanya minimal mengenal pejabat. "Kalau tidak, pasti susah dapat rujukan. Padahal izin bagunan dan lain-lain untuk bangun rumah sakit tidak terlepas dari tangan pemerintah," bebernya.

Sementara itu, apresiasi ini merupakan bagian dari upaya kementerian dalam negeri (Kemendagri) untuk mendorong peningkatan kinerja dan inovasi Pemerintah Daerah.

“Acara ini bertujuan untuk memberikan reward atau penghargaan kepada rekan-rekan atas kinerjanya sehingga timbul iklim kompetisi dan semangat bersaing yang sehat,” ujar Mendagri Tito Karnavian.

Ia menekankan bahwa di tengah banyaknya kasus hukum yang menjerat oknum kepala daerah, masing banyak kepala daerah yang memiliki kinerja dan prestasi yang bagus.

“Ini perlu diangkat bahwa banyak juga pemimpin-pemimpin yang bagus sehingga ada kepercayaan dari publik kepada para kepala daerah,” jelasnya.

Terdapat empat kategori penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Daerah mulai dari tingkat Kabupaten, Kota hingga Provinsi di Wilayah Jawa-Bali antara lain: Kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting, Kategori Creative Financing, Kategori Pengendalian Inflasi, dan Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran.

Pemerintah Provinsi Bali berhasil memboyong peringkat 1 dalam dua kategori sekaligus yaitu peringkat 1 dalam kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting Tingkat Provinsi, dan Peringkat 1 dalam Kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Provinsi.

Selain menerima trofi penghargaan, Provinsi Bali juga memperoleh insentif  apresiasi dengan total Rp 6 Miliar untuk dua capaian peringkat 1 yang diperoleh. Dimana untuk tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota diberikan penghargaan masing-masing sebesar 1 Miliar untuk Peringkat 3, 2 Miliar untuk peringkat 2 dan 3 Milyar untuk Peringkat 1.

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa sistem penilaian tahun ini dibagi enam regional sebagai upaya menciptakan kompetisi yang lebih adil bagi seluruh daerah, termasuk daerah dengan kapasitas fiskal yang terbatas.

“Untuk Bali tidak kita gabungkan dengan regional NTB, NTT karena kalau masuk regional itu pasti akan menang lagi. Bali masuk regional Jawa-Bali pun menang lagi,” kelakar Mendagri melihat banyaknya penghargaan Tingkat Kabupaten, Kota dan Provinsi yang di boyong oleh Pemda Bali.

Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung dalam malam apresiasi tersebut. Gubernur Koster menerima penghargaan peringkat pertama sebagai pemerintah Daerah Berprestasi kategori Pengendalian Inflasi yang diserahkan  
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto. 

Kemudian, selanjutnya Gubernur Koster menerima penghargaan peringkat pertama nasional sebagai pemerintah Daerah Berprestasi Penanggulangan Kemiskinan dan penurunan stunting yang diserahkan Menteri Perumahan dan Permukiman RI Maruarar Sirait. 

Diketahui dalam kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting, penghargaan untuk tingkat kabupaten, Kota dan Provinsi sebagian besar diterima oleh Bali. Dimana Peringkat 1 tingkat Kabupaten diraih oleh Kabupaten Badung disusul Peringkat 2 dan 3 diperoleh oleh Kabupaten Gianyar dan Tabanan sedangkan Peringkat 1 tingkat Kota diterima oleh Kota Denpasar.

Selain itu Kabupaten Gianyar juga memperoleh Peringkat Terbaik 3 dalam Kategori Creative Financing Tingkat Kabupaten dan Kota Denpasar memperoleh Peringkat Terbaik 3 dalam Kategori penurunan Tingkat Pengangguran Tingkat Kota.(Z/ART)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Polda  Bali Tertibkan Pelanggar Lalin sebagai Contoh di Indonesia

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme untuk Pariwisata Berkelanjutan

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme untuk Pariwisata Berkelanjutan