Liburan Sekolah, Wamenpar Optimistis PKB 2026 Tembus Target 1,6 Juta Pengunjung
Banner Bawah

Liburan Sekolah, Wamenpar Optimistis PKB 2026 Tembus Target 1,6 Juta Pengunjung

Admin 2 - atnews

2026-06-14
Bagikan :
Dokumentasi dari - Liburan Sekolah, Wamenpar Optimistis PKB 2026 Tembus Target 1,6 Juta Pengunjung
Pekan Kesenian Bali (PKB) 2026 (ist/atnews)
Denpasar (Atnews) – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengapresiasi penyelenggaraan Pekan Kesenian Bali (PKB) 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. 

Wamenpar optimistis PKB 2026 mampu menarik lebih dari 1,6 juta pengunjung. Optimisme tersebut didorong tingginya minat wisatawan terhadap atraksi budaya Bali serta momentum libur sekolah dan musim liburan internasional yang berlangsung bersamaan dengan penyelenggaraan PKB tahun ini.

Saat menghadiri pembukaan PKB 2026 di Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Niti Mandala, Denpasar, Sabtu (13/6), Wamenpar mengatakan pertunjukan seni dan budaya merupakan salah satu daya tarik utama yang mampu memperkuat kunjungan wisatawan ke suatu destinasi.

“Atraksi atau pentas kesenian merupakan salah satu daya tarik bagi wisatawan. Ditambah lagi pelaksanaannya bertepatan dengan libur sekolah dan musim liburan musim panas. Mudah-mudahan target 1,6 juta pengunjung bisa tercapai, atau bahkan melampaui target,” kata Wamenpar Ni Luh Puspa.

PKB 2026 yang berlangsung pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026 kembali menegaskan eksistensinya sebagai agenda budaya tahunan terbesar dan tertua di Bali sejak pertama kali diselenggarakan pada 1979. Tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-48 sekaligus tahun keenam berturut-turut PKB masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN), program unggulan Kementerian Pariwisata yang menampilkan berbagai event terbaik dari seluruh Indonesia.

Masuknya PKB ke dalam Karisma Event Nusantara selama enam tahun berturut-turut menunjukkan bahwa event ini tidak hanya penting bagi Bali, tetapi juga menjadi salah satu agenda budaya unggulan Indonesia yang memiliki daya tarik nasional dan internasional.

“Saya mengapresiasi Pemerintah Provinsi Bali yang secara konsisten menyelenggarakan PKB. Tahun ini merupakan penyelenggaraan PKB ke-48 dan untuk keenam kalinya masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara. Ini menunjukkan kuatnya komitmen Bali dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah,” kata Wamenpar.

PKB 2026 secara resmi dibuka oleh Gubernur Bali I Wayan Koster yang ditandai dengan pemukulan kulkul. Mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” atau “Memuliakan Jiwa Paripurna”, PKB tahun ini menghadirkan beragam karya seni yang menjadi ruang refleksi kultural sekaligus mempertegas upaya menjaga keseimbangan antara dimensi sakral, sosial, dan ekologis dalam kehidupan masyarakat Bali.

Dalam rangkaian pembukaan, Wamenpar turut menyaksikan Peed Aya atau pawai budaya yang menampilkan hasil kurasi berbagai potensi daerah di Bali. Pawai tersebut menampilkan kekayaan seni, budaya, alam, ekonomi, dan pariwisata dari kabupaten dan kota se-Bali, antara lain Buleleng, Badung, Jembrana, Tabanan, Bangli, Gianyar, Klungkung, Karangasem, dan Denpasar.

Pada malam harinya, Wamenpar bersama Gubernur Bali menghadiri Rekasadana atau pagelaran seni di Ardha Chandra Art Centre, Denpasar, yang masih menjadi bagian dari rangkaian kegiatan PKB 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan kebanggaannya atas keterlibatan generasi muda, termasuk anak-anak usia dini, dalam berbagai pertunjukan seni yang ditampilkan pada PKB 2026.

“Kehadiran mereka menunjukkan bahwa regenerasi pelaku seni dan budaya di Bali berlangsung secara nyata dan berkelanjutan. Seni dan budaya Bali mampu bertahan sekaligus berkembang menghadapi dinamika lokal, nasional, maupun global,” ujar Koster.

Ia menegaskan kebudayaan merupakan fondasi utama pembangunan di Bali dan memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Kebudayaan berperan dalam segala aspek kehidupan, antara lain sebagai basis pengembangan pariwisata Bali, sumber lahirnya karya seni yang kreatif dan inovatif, serta sumber pengembangan ekonomi kreatif,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wamenpar Ni Luh Puspa juga menyerahkan sertifikat Karisma Event Nusantara kepada Gubernur Bali sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi PKB yang kembali terpilih dalam program KEN 2026.

Antusiasme terhadap PKB 2026 tidak hanya datang dari masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara. Julia, wisatawan asal Jerman yang hadir menyaksikan pawai budaya, mengaku terkesan dengan bagaimana masyarakat Bali menjaga dan menghidupkan budaya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya menyukai acara ini. Saya sangat menyukai bagaimana Bali mengintegrasikan budaya dalam kehidupan sehari-hari. Pawai ini, kostum-kostumnya, dan nilai-nilai yang ditampilkan sangat indah. Terima kasih karena saya bisa menjadi bagian dari acara ini. Saya sangat menikmatinya dan membagikan foto-fotonya kepada teman-teman saya,” kata Julia.

Turut mendampingi Wamenpar dalam kegiatan tersebut Asisten Deputi Event Nasional Kementerian Pariwisata Ni Komang Ayu Astiti. Hadir pula Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.(Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Kumpulkan Data RUU DPR,  Badan Keahlian Dewan Terima Masukan LSM Jarrak Bali

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Pimpinan DPRD Badung Ucapkan Galungan dan Kuningan

Pimpinan DPRD Badung Ucapkan Galungan dan Kuningan

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia