Surya Galang Ring Bali, Persembahan Maha Karya Anak Bangsa
Banner Bawah

Surya Galang Ring Bali, Persembahan Maha Karya Anak Bangsa

Atmadja - atnews

2021-03-08
Bagikan :
Dokumentasi dari - Surya Galang Ring Bali, Persembahan Maha Karya Anak Bangsa
Slider 1
Denpasar (Atnews) - Ketua Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI) Bali, Sudiarta Indrajaya mendukung sepenuh hati acara Premiere & Launching video lagu "Surya Galang Ring Bali".
Lagu maha karya anak bangsa dari seniman Bali yang dipersembahkan dengan ketulusan hati di tengah pandemi Covid-19 tayang perdana di Youtube Channel Manik Official Pk.20.00 Wita di Denpasar, Minggu (7/3).
"Terlahir sebagai manusia Bali bukanlah sebuah pilihan tapi mencintai Bali, mencintai Indonesia adalah pilihan," ujar Sudiarta yang juga Ketua IKBS.
Ia mendukung program yang dapat membangkitkan kembali semangat musisi dan seniman Bali untuk terus berkarya. 
Terlebih lagi projek “Surya Galang ring Bali” bukan hanya sekadar lagu yang menggambarkan kecintaan terhadap Bali tapi juga menjadi doa dan harapan tak hanya untuk Bali tapi juga Indonesia bangkit dari kelesuan setelah pandemi.
Pandemi Covid-19 selama setahun melanda dunia dan masih  belum mereda, munculnya berbagai bencana alam dan juga merosotnya nilai nilai etika, moral dan spiritual.
“Semoga kehadiran lagu yang berisikan doa dan motivasi dari Bali ini mampu menggetarkan vibrasi yang positif untuk kesehatan, keselamatan, kekuatan, kejayaan dan kedamaian Indonesia dan alam semesta,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, pihaknya sangat berterima kasih karena sudah memberi ruang kepada paduan suara INTI dan IKBS senam AW S3 untuk berkontribusi, berkolaborasi dalam peluncuran lagu “Surya Galang Ring Bali”. 
Sementara itu penyanyi pop Bali, Manik yang lama tidak muncul di kancah rekaman, kembali dengan satu mahakarya prestisius. Ia baru saja merilis lagu sekaligus video musik “Surya Galang Ring Bali”, Minggu (7/3). 
Manik selaku Pecinta Lagu mengharapkan, karya tersebut dapat memotivasi masyarakat Bali yang saat ini sedang susah karena pandemi, dan semua ngayah. 
“Target yang ingin saya capai, lagu ini dikenal dan didengarkan oleh semua orang yang mencintai Bali, agar mereka tetap melihat Bali sebagai tempat yang terbaik di dunia dan selalu optimis ke depannya. Tentu  kami para seniman juga agar dilihat tetap berkarya di masa pandemi,” harap Manik.
Dikatakan pula, proses “Surya Galang Ring Bali” mulai dari munculnya ide lagu tersebut melewati proses yang panjang.
Manik menjelaskan ada cerita menarik di balik karya yang akan dirilis dalam waktu dekat ini. Sesungguhnya lagu “Surya Galang Ring Bali” sudah sempat muncul di rekaman perdananya, album “Ngulgul Hati” yang dirilis 2003. 
Lagu ini sendiri diciptakan 2002, tak lama setelah tragedi peledakan bom Bali di Kuta.
“Niat saya waktu itu hanya untuk mendoakan dan memberikan motivasi untuk Bali lewat lagu, agar selalu dilindungi dan tetap sejahtera masyarakatnya, terhindar dari bencana seperti bom Bali I yang terjadi sebelum lagu ini diciptakan,” ujarnya.
Ketika membuat lagu ini, Manik mengaku sudah membayangkan lagu ini akan dinyanyikan banyak orang dengan video musik berkesan kolosal, namun sayangnya saat itu impiannya belum terwujud. 
Impian itu terwujud setelah 19 tahun, ketika pandemi covid-19 melanda dunia. Dengan melibatkan artis Bali mulai dari Widi Widiana, Dek Ulik, Ayu Saraswati, Ocha, Dewi Pradewi, Putri Bulan, Lebri Partami, Gus Yuda, Wahyu Katak (Harmonia), Agus Arya Nugraha, Mitha Wulandari, Iwan dan Krisna (Sound of Mine) hingga Pancer Langit, Nyoman Suwida, Haridwipa Gamelan Group dan tim pendukung lainnya.
Termasuk saat mengaransemen ulang lagu ini bersama Iwan dan Krisna “Sound of Mine” dan Silahome Studio yang bersedia merekam suara semua artis pendukung.
Bak gayung bersambut, Ketua Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI) Bali, Sudiarta Indrajaya yang dihubungi seketika bersedia untuk mendukung penggarapan “Surya Galang Ring Bali” di tempat yang sangat indah, Taman Bhagawan di Tanjung, Benoa.
Ada begitu banyak penyanyi dan musisi Bali kenamaan terlibat untuk projek ini. Selain dukungan dari berbagai pihak yang ambil bagian dalam projek sosial ini, termasuk paduan suara INTI-IKBS Senam AW S3.
Sementara itu Prof.Dr.Ir. Anastasia Sulistyawati,M.S.,M.M.,M.Mis, D.Th.,P.hd.,D.Par.,D.Ag. Selaku Owner Taman Bhagawan dan juga Direktur Politeknik Internasional Bali menyambut hangat peluncuran Lagu Surya Galang Ring Bali. Sebagai Arsitek yang sangat mencintai Bali, Prof Suli menyatakan bahwa melalui seni budaya yg bermuatan doa dan motivasi dalam lagu ini akan sangat efektif menggetarkan hati masyarakat. (ART)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Putri Koster Melakukan Sinkronisasi HATINYA PKK di Desa Keliki

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme untuk Pariwisata Berkelanjutan

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme untuk Pariwisata Berkelanjutan

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas