Banner Bawah

Pertanyaan Kritis tentang Perekonomian Bali

Artaya - atnews

2021-05-22
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pertanyaan Kritis tentang Perekonomian Bali
Slider 1

Oleh I Gde Sudibya 
Bali yang didera sangat dalam ekonominya akibat pandemi, memerlukan pemikiran visioner untuk menjawab beberapa pertanyaan:
(1) Bagaimana perekonomian Bali mesti segera diselamatkan, dalam paket kebijakan penyelamatan yang segera, terukur, untuk menghindari risiko kebangkrutan usaha terutama di sektor patiwisata, akibat kontraksi ekonomi yg.dalam?. Tanpa paket penyelamatan ini, eksodus penjualan properti Bali dengan harga miring, tidak lagi dapat dihindarkan, dengan segala risiko yang menyertainya.
(2) Bagaimana industri pariwisata semestinya dikembangkan pasca pandemi, industri yang selama 4 dasa warsa menjadi mesin pertumbuhan perekonomian Bali?.
(3) Bagaimana model pembangunan, proses indutrialisasi diarahkan, untuk menciptakan perekonomian yangebih seimbang, berkeadilan dan tidak lagi merusak 
Iingkungan, dalam artian lingkungan fisik alam dan nilai-nilai sosial kultural?.
Jawaban untuk pertanyaan-pernyataan di atas memerlukan pemikiran yg.lebih mendalam, berdemensi ke depan, berangkat dari realitas yang ada (betapapun pahitnya realitas itu), tidak cukup sebatas himbauan, maaf sambil lalu, untuk melakukan bech marking (peniruan nyaris sempurna) terhadap keberhasilan proses industrialisme di tempat lain, tanpa memahami dengan baik, realitas "besi " permasalahannya, tidak saja dalam ukuran-ukuran ekonomi, tetapi pula hambatan, tantangan sosial kultural.
Tantangan bagi krama Bali, apakah akan bangkit dari keterpurukan, atau tanda-tanda awal dari " sandya kalaning " Bali, yang kemudian " ditelan " oleh zaman?.
*) I Gde Sudibya  ekonom, konsultan dan pengamat ekonomi Bali.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Tandai Pembukaan Bulan Bahasa Bali, Koster Nyurat Lontar Bersama Seribu Pelajar dan Mahasiswa

Terpopuler

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Pasca Segel BTID, Bandesa Adat Pariatha Nilai Aksi Dukungan Pansus TRAP Mengatasnamakan 'Warga Serangan', Curigai Benturkan dengan Investor

Pasca Segel BTID, Bandesa Adat Pariatha Nilai Aksi Dukungan Pansus TRAP Mengatasnamakan 'Warga Serangan', Curigai Benturkan dengan Investor

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia