Banner Bawah

Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra: Bank Sampah Kini Jadi Solusi Bayar Pajak Non Tunai

Admin 2 - atnews

2026-04-30
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra: Bank Sampah Kini Jadi Solusi Bayar Pajak Non Tunai
Bupati Sutjidra Luncurkan Sampah Kedas, Pajak Lunas (ist/atnews)

Buleleng (Atnews) - Pemerintah Kabupaten Buleleng resmi meluncurkan inovasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui tabungan bank sampah secara non tunai sebagai upaya mendorong transformasi pelayanan publik yang modern dan berkelanjutan, di Bank Sampah Banyuning Jalan Pulau Menjangan, Perumahan Graha Menjangan Blok Atas No 1 Banyuning Selatan, Kamis (30/4/2026).

"Launching Sampah Kedas dan Pajak Lunas" tersebut dipimpin langsung Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra. Dalam sambutannya, Nyoman Sutjidra menyampaikan apresiasi tinggi atas lahirnya inovasi yang mampu mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan kewajiban perpajakan masyarakat. Menurutnya, langkah ini menjadi terobosan strategis dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih inklusif sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Inovasi ini tidak hanya mendorong masyarakat untuk taat membayar pajak, tetapi juga meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis sumber,” ujarnya.

Melalui program ini, masyarakat dapat memanfaatkan nilai ekonomis dari sampah yang ditabung di bank sampah untuk membayar kewajiban PBB-P2 secara non tunai. Skema ini dinilai sebagai solusi efektif dalam menjawab dua tantangan sekaligus, yakni peningkatan pendapatan asli daerah dan pengurangan volume sampah.

Lebih lanjut disampaikan, penerapan sistem pembayaran non tunai juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efisien, dan akuntabel. Selain memberikan kemudahan, inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Bupati Sutjidra juga menegaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan sinergi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sektor perbankan, pengelola bank sampah, serta masyarakat sebagai pengguna layanan.

“Kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar inovasi ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Buleleng,” tegasnya.

Dengan diluncurkannya inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap dapat menghadirkan solusi cerdas yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kepala Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Buleleng, Ida Bagus Perang Wibawa, mengatakan, bahwa tagline "Sampah Kedas Pajak Lunas" merupakan langkah kreatif dan inovatif dalam optimalisasi pemungutan pajak daerah yang tetap selaras dengan isu global. 

“Nantinya sampah-sampah plastik khususnya itu dapat dikonversi secara ekonomi, sehingga masyarakat bisa membayar PBB-P2. Ini adalah bagian dari langkah kerja kreatif dan inovatif Bapenda dalam mengoptimalkan pemungutan PBB-P2 yang juga tidak terlepas dari isu global, yaitu memerangi sampah plastik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tujuan utama dari program ini bukan sekadar menghadirkan alternatif pembayaran pajak, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat. Kesadaran untuk memilah sampah sejak dari sumber diharapkan tumbuh seiring dengan meningkatnya kepatuhan dalam membayar pajak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan baik dari sisi lingkungan maupun pembangunan daerah.

Program ini telah melalui pembahasan dan koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari desa-desa, perangkat daerah terkait, hingga pengelola bank sampah, baik yang berbasis kelompok maupun berbadan usaha. Langkah ini dilakukan agar implementasi program dapat berjalan merata dan berkelanjutan di berbagai wilayah di Buleleng. 

Melalui inisiatif ini, pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi gerakan bersama yang dimulai dari rumah. Ketika sampah dipilah dan memiliki nilai ekonomi, lingkungan menjadi lebih bersih, sekaligus mendorong masyarakat lebih tertib dalam membayar pajak demi mendukung pembangunan Buleleng yang berkelanjutan. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Dana Desa untuk Air Bersih Keperluan Rakyat

Terpopuler

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Pasca Segel BTID, Bandesa Adat Pariatha Nilai Aksi Dukungan Pansus TRAP Mengatasnamakan 'Warga Serangan', Curigai Benturkan dengan Investor

Pasca Segel BTID, Bandesa Adat Pariatha Nilai Aksi Dukungan Pansus TRAP Mengatasnamakan 'Warga Serangan', Curigai Benturkan dengan Investor

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia