Gede Ardika Mantan Menbudpar Era Megawati Berpulang
Banner Bawah

Gede Ardika Mantan Menbudpar Era Megawati Berpulang

Artaya - atnews

2021-02-20
Bagikan :
Dokumentasi dari - Gede Ardika Mantan Menbudpar Era Megawati Berpulang
Slider 1
Denpasar (Atnews) - Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) masa pemerintahan Megawati Soekarno Putri atau di periode 2000-2004 Drs I Gede Ardika meninggal dunia, Sabtu (20/1).
Hal ini disampaikan secara langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno  melalui unggahan Twitter resminya.
Politisi yang juga pengusaha itu turut menyampaikan bela sungkawa yang mendalam dan menyampaikan terima kasih atas jasa yang telah diberikan I Gede Ardika.
"Terima kasih atas segala jasa yang telah diberikan untuk Bangsa ini, terutama dalam mengedepankan aspek budaya kita untuk meningkatkan sektor pariwisata & membuka lapangan kerja," ungkap Sandiaga Uno dalam akun twitternya @sandiuno. 
Selain itu, banyak kalangan pariwisata juga menyampaikan dalam group-group WA, termasuk dalam tokoh Pulau Dewata. 
Termasuk dalam akun Monumen Perjuangan Bangsal (MPB) tempat Gerakan Bawah Tanah 16 Agustus 1945 di Bali dalam mempertahankan kemerdekaan RI "Dumogi Amor Ring Acintya, telah meninggal dunia Bapak I Gede Ardika, Menteri Pariwisata dan Kebudayaan ke 8 (2000-2004), di Bandung Sabtu 20 Feb 2021".
Ardika lahir di Singaraja, Bali dari pasangan I Made Arka dan Ni Made Sandat. Menyelesaikan pendidikan formal di tingkat dasar hingga atas di kota kelahirannya sendiri, Ardika menempuh pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung. 
Namun akibat kurangnya dana, darah seni yang mengalir deras di tubuhnya terpaksa mengalah dengan kondisi ekonomi dan Ardika terpaksa berhenti kuliah. Untungnya, kekurangan ini tidak lantas membuat pria Bali ini menyerah pada nasib, sebaliknya ia memilih garis nasib baru dengan berpindah sekolah pada Akademi Perhotelan Bandung.
Bermodal keseriusan dan ketekunan dalam belajar, Ardika berhasil menyelesaikan kuliah pada 1967 dengan predikat sangat memuaskan sekaligus menarik pihak akademi untuk mengangkatnya sebagai asisten dosen. Selama masa asistensi ini, pria kelahiran 1945 ini banyak memanfaatkan waktu luang untuk mempelajari Bahasa Inggris dan Perancis.
Merasa cukup bekal untuk melanjutkan impian seninya, Ardika mendaftar untuk kedua kalinya di Fakultas Seni Rupa ITB.
Akan tetapi belum juga niatan tersebut kesampaian, impian untuk mengenyam pendidikan di universitas idaman kembali urung dilakoni. Hanya saja, kondisi kali ini lebih didasari kelebihan daripada kekurangan: Gede Ardika termasuk salah satu penerima beasiswa pemerintah untuk melanjutkan pendidikan manajemen perhotelan pada Institut Internasional Glion, Swiss.
Sepulang dari negara tersebut, Ardika langsung dipasang sebagai Kepala Seksi Pengajaran sekaligus dosen mata kuliah Housekeeping serta pendamping tenaga ahli dari Swiss di Akademi Perhotelan Nasional (APN). 
Berawal dari sini, karir suami Indriati ini beranjak naik khususnya setelah ia dilirik pemerintah pusat dan dipercaya mengampu jabatan sebagai Pelaksana harian Kepala Sub-Direktorat Perhotelan dan Penginapan, Ditjen Pariwisata Indonesia.
Karir I Gede Ardika mencapai puncak pada masa pemerintahan mantan Presiden Abdurrachman Wahid (almarhum) yang mempercayai keluasan pengetahuan dan pengalaman Ardika sebagai Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dalam jajaran kabinet Gus Dur. 
Kinerja dan pengalaman Gede Ardika juga menumbuhkan kepercayaan yang sama pada mantan Presiden Megawati Soekarnoputri untuk memilih Ardika kembali menduduki posisi yang sama dalam jajaran Kementrian kabinet Mega. (z/ART/001)


Baca Artikel Menarik Lainnya : Dukung Program Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Putri Koster Sosialisasikan HATINYA PKK di Denpasar

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia